Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum. Tampilkan semua postingan
Sebuah lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) siang dan menyebebakan sejumlah orang terluka. Lift jatuh saat tengah mengangkut pengunjung dari lantai atas menuju ke bawah.
Peristiwa itu diperkirakan terjadi pada sekitar pukul 12.45 WIB. Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya lift maupun jumlah korban.
Pada sekitar pukul 13.15, beberapa korban luka tampak ditandu sejumlah orang keluar gedung untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
Lift terjatuh ke lantai B yang merupakan lantai paling bawah di mal tersebut.

Dunia maya dikejutkan oleh sebuah tayangan video bunuh diri di akun Facebook Pahinggar Indrawan (35) pada Jumat (17/3/2017)
Video yang viral di sejumlah media sosial sejak Jumat sore itu sempat tayang selama beberapa jam dan bisa ditonton dengan mudah oleh netizen.

“Kami sudah menghubungi Facebook, minta dihapus dan diturunkan (videonya),” ujar Kepala Biro Humas Kemenkominfo Noor Iza, saat dimintai keterangan oleh KompasTekno, Jumat malam.
Namun meski sudah dihapus, video berdurasi 1 jam 45 menit itu sudah kadung tersebar ke berbagai media sosial dan layanan pesan singkat WhatsApp.
Untuk itu, netizen dihimbau untuk tidak ikut menyebarkan tautan atau file video tersebut.
Karena video tersebut menampilkan adegan mengerikan, tak layak ditonton terutama untuk anak-anak, tak ada gunanya ditonton, dan demi pertimbangan kemanusiaan.
Pahinggar ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan mendokumentasikannya secara live di Facebook pada Jumat siang.

Seperti yang telah diduga sebelumnya, pembongkaran kasus e KTP mengalami tantangan berat. salah satunya dari petinggi DPR yang menyerang ketua KPK, Agus Rahardjo. Fahri Hamzah ‎meminta Agus mundur dari jabatannya. Katanya Itu dilakukan agar tidak mengalami conflict of interest dalam menangani kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara Rp2,3 triliun.

Fahri menduga, Agus akan mengalami konflik kepentingan karena terlibat dalam pengaturan proyek ini. Sebab, kala kasus ini bergulir, Agus menjabat sebagai Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Agus diduga terlibat dalam melobi salah satu konsorsium Badan Usaha Milik Negara. Agus juga membawa pengusaha bertemu Menteri Dalam Negeri saat itu, Gamawan Fauzi, untuk membahas proyek ini.

Ketua KPK tidak terlalu serius menanggapi hal ini, "Saya tidak mau berpolemik di media massa seperti ini, buktikan saja di pengadilan. Saya akan buktikan janji bahwa semua itu (tuduhan) tidak terjadi. 'conflict of interest' juga tidak terjadi, saya tidak pernah melobi orang, saya tidak pernah menjatuhkan orang, itu semua tidak terjadi, yakinkanlah itu," tegasnya Agus lagi.

Ia lantas memberikan pesan ke setiap pihak agar tidak membela tersangka kasus koruspi. Sebab, apa pun alasannya, pembelaan terhadap tersangka kasus penyelewengan dana negara justru akan mengambat laju demokrasi.
"Pesan saya seperti ini, tidak tepat kalau setiap tersangka kasus korupsi dibelain. Mungkin itu hal yang tak tepat. Prinsipnya, korupsi harus dihilangkan dari Indonesia. Jadi, saya berharap langkah KPK jangan dihalangi," pintanya.(berita)

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ikut menghadiri tabligh Akbar haul Soeharto, mendapat penolakan di Masjid At Tin.
Ia dilarang beberapa massa yang melarangnya untuk ikut dalam Peringatan ke-51 Supersemar dan haul mantan Presiden Indonesia Soeharto yang digelar dengan rangkaian acara ‘Dzikir dan Shalawat Untuk Negeri’ di Mesjid Agung At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Wakil gubernur petahana yang hadir sebelum solat Jumat itu, datang bersama rombongannya. Namun, begitu rombongan akan masuk kedalam masjid At-Tin, jamaah langsung melakukan penghadangan. “Jangan perbolehkan masuk, jangan sampai dia (Djarot), masuk kedalam masjid,” teriak jamaah.
Adu argumen pun terjadi antara Djarot dengan jamaah yang mencoba menghadangnya. Adu argumentasi yang cukup panas pun terjadi, pasalnya rombongan Djarot memaksa tetap masuk ke dalam. “Usir-usir pokoknya tak boleh masuk,” teriak para jamah.
Namun, dengan proses yang cukup panjang dan alot, akhirnya Djarot diperkenankan masuk ke dalam meskipun mendapatkan penolakan.
Djarot sempat masuk masjid pukul 18.08 dan sempat ditahan di depan pintu VIP karena ditolak sebagian jamaah, namun setelah menunjukan undangan dirinya diperkenankan masuk. (berita)
Kalau sudah bicara urusan perut, kepala yang dingin bisa menjadi panas. perebutan lahan penghasilan antara supir angkutan konvensional dengan supir angkutan yang berbasis aplikasi online di berapa tempat sering terjadi. seperti yang terjadi di Tangerang, Banten.
Aksi mogok massal ratusan sopir angkutan umum (angkot) yang semula damai, berakhir ricuh disejumlah wilayah di Kota Tangerang, Banten. Bentrokan dan lempar batu terjadi antara sopir angkot dengan driver ojek online, bahkan beberapa angkot dirusak driver ojek online.
Kericuhan terjadi di sekitaran pertigaan Kutabumi, Kota Tangerang sekitar pukul 16.00 WIB. Ratusan driver ojek online berbekal batu dan senjata tajam mulai menyerang sopir angkot.

Ratusan sopir angkot yang awalnya meladeni dengan timpukan batu, mundur perlahan sembari terus menyerang. "Mundur mundur," teriak massa sopir angkot, Rabu (8/3/2017).
Tak ayal sekitar lima sampai tujuh unit angkot rusak lantaran terkena hujan batu. Mulai dari kerusakan kaca yang pecah sampai badan mobil yang penyok.
kejadian ini dipicu karena beberapa hari sebelumnya seorang pengemudi ojek online diseruduk oleh angkot . Sopir angkot jengkel karena keberadaan ojek online dirasakan mengurangi pendapatan sopir angkot 

Sementara itu di Bandung, kamis (9/3/2017) para pengusaha angkutan kota (angkot) dan sopir angkot di Kota Bandung meminta pemerintah untuk segera mencabut Peraturan Menteri Perhubungan No 32 tahun 2016. Munculnya peraturan ini membuat angkutan umum berbasis aplikasi online semakin marak beroperasi.

Ketua Kobanter Kota Bandung Dadang Hamdani mengatakan, aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk kegundahan dan kerisauan awak transportasi di Jawa Barat. Dengan lahirnya Permenhub No 32 tahun 2016 menjadi dasar legalnya angkutan berbasis aplikasi di Bandung. Untuk itu pihaknya meminta pemerintah segera menertibkan angkutan umum berbasis aplikasi.

"Kami minta pemerintah untuk segera menertibkan angkutan umum berbasis aplikasi online karena mereka ilegal," ujar Dadang kepada wartawan saat ditemui di sela aksi. (berita)


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kesulitan kasus ini lantaran Rizieq membantah selama penyidikan. Bahkan Rizieq selalu bilang bahwa video sebagai alat bukti itu bukan dirinya.

"Masih sidik. Kalau misalnya orang ditanya ngaku 'iya pak yang melakukan saya' kan enak kita. Kalau ini mangkir (membantah) semua. Jadi kita kan harus buktikan. Itu bukan saya, itu mirip saya jadinya kita harus buktikan," ujar Argo saat dikonfirmasi, Senin (6/3).

Padahal, kata Argo, pihaknya telah menayangkan dan memperlihatkan video viral tersebut kepada Rizieq. Sehingga polisi kini tengah kerja keras mengusut kasus ini.

"Oh bukan itu mirip saya. Loh dia yang ngomong. Mirip saya. Ya kita jadi kan harus buktikan. Kita harus benar-benar cari saksi ahli untuk membuktikan video itu yang bersangkutan, gitu lho. Kalau ngaku kan enak," pungkasnya. (berita)

Tim Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sedang mendalami kicuan musisi Ahmad Dhani di akun Twitternya yang menuai kritik netizen.
Cuitan Dhani berbunyi, "Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya". Namun musisi yang gagal menjadi calon wakil Bupati Bekasi itu tak menyebut siapa yang dimaksud sebagai penista agama.

"Ya, nanti tunggu saja penyidik dari Krimsus yang akan menilai berkaitan dengan itu. Nanti kami telusuri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono. Namun, Argo belum memastikan apakah cuitan Dhani masuk unsur tindak pidana ujaran kebencian berbau SARA. Yang pasti, kata dia, pihaknya masih menunggu proses pendalaman yang dilakukan penyidik.
"Iya kita tunggu aja dari penyidik. Penyidik yang mengusut, kira-kira ada dugaan pidana atau tidak," katanya.
Lebih lanjut, Argo menyebut jika penyelidikan tersebut bisa dilakukan tanpa menunggu laporan dari masyarakat. Namun, pihaknya membuka pintu jika ada masyarakat yang ingin melaporkarena .
"Kami selidiki (langsung) bisa, kalau ada orang yang merasa dirugikan, melapor juga bisa. Nggak masalah," kata dia.
Sehubungan dengan itu seleb Ari Wibowo artis yang ngetop di tahun 90-an itu memposting capture berita tentang cuitan Dhani ke akun Instagram-nya beberapa waktu lalu. Caption yang ditulis Ari pun cukup panjang.
"Kok ngga sembuh2 ya? Ada ngga ya tablet buat mengobati penyakit yang dideritanya? Sedih melihat rekan seleb yang sakit, ingin membantu tapi ngga ada obatnya sepertinya. GWS  bro...," tulisnya. (berita)



Polisi berhasil melumpuhkan pelaku bom panci di Taman Pandawa Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung, Senin (27/2). Informasi yang dihimpun, pelaku diketahui bernama Yayat Cahdiyat, warga Kp Cukanggenteng RT 003/001 Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

Pria kelahiran Purwakarta, 24 Juni 1975 itu berprofesi sebagai penjual bubur sumsum. Pelaku melemparkan bom panci ke Taman Pandawa pada Senin (27/2). “Bom panci low explosive diledakkan pelaku,” ujar Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan.

Setelah bom meledak, pelaku berlari ke Kantor Kelurahan Arjuna Cicendo untuk bersembunyi. Aparat keamanan pun langsung melakukan pengepungan di Kantor Kelurahan Arjuna.

Merasa terdesak, pelaku akhirnya melepaskan tembakan, sehingga terjadi baku tembak antara pelaku dan polisi.

Tak hanya itu, pelaku juga sempat membakar perpustakaan di lantai dua kantor Kelurahan Arjuna. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Sekitar dua jam dikepung, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan. Peluru petugas bersarang di tubuhnya hingga jatuh terkulai.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia tersangka teror bom di Bandung meminta pihak kepolisian membebaskan rekannya yang sudah terlebih dulu ditangkap oleh Densus 88. Hal itu menimbulkan teka teki baru. Pasalnya, keterangan tersangka tewas sebelum memberi informasi lengkap.

“Tersangka meminta untuk membebaskan temannya yang ditangkap dan ditahan Desus,” ucap Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan. (berita)

 

Kasus e-KTP akan menjadi salah satu skandal terbesar di Indonesia. Puluhan orang disebut menerima aliran duit suap proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP. “Ada 40 nama,” Nama-nama tersebut terdiri atas anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, pejabat Kementerian Dalam Negeri, serta swasta.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan adanya sejumlah nama penyelenggara negara yang diduga menerima aliran duit dari proyek di Kementerian Dalam Negeri pada 2011-2012 itu. "Ada indikasi aliran dana pada sejumlah penyelenggara negara," ujar Febri, Senin 6 Maret 2017. Namun ia belum bersedia menyebut siapa saja mereka.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif meminta publik bersabar menunggu tersangka lain yang terlibat dalam korupsi pengadaan e-KTP. Beberapa nama lain yang terlibat dalam kasus tersebut bakal muncul dalam persidangan.

kasus ini merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun dan meninggalkan utang kepada subkontraktor yang mengancam tidak akan melanjutkan pekerjaannya pengadaan e KTP
Perempuan Vietnam dan Indonesia, yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan pria bernama Kim Chol, diduga kuat bernama asli Kim Jong-Nam, beranggapan bahwa dirinya sedang ikut berperan dalam sebuah video komedi, demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Vietnam.

Saat bertemu dengan para pejabat kedutaan, Doan Thi Huong salah satu tersangka berkebangsaan Vietnam mengatakan ia telah dimanfaatkan dan ia mengira dirinya sedang berperan dalam sebuah video komedi," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Vietnam.

Huong bersama seorang perempuan lain, Siti Aishah (Siti Aisyah) yang pemegang paspor Indonesia, terekam kamera di KLIA 2 sempat mendadak membekap kemudian meninggalkan Kim Chol (Kim Jong-Nam) pada Senin (13/2).

Siti Aisyah juga telah mendapat kunjungan sejumlah pejabat diplomatik Republik Indonesia pada Sabtu (25/2). Layaknya Huong, maka Siti juga mengaku bahwa dirinya beranggapan sedang turut serta dalam acara komedi televisi dengan berperan membekap seseorang secara mengejutkan di KLIA 2.

Mereka berdua menjadi tersangka terkait kasus pembunuhan terhadap orang yang diduga kuat adalah kakak tiri Pimpinan Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA 2) pada 13 Februari 2017.  (berita)


seorang wanita bernama Indrisantika Kurniasari bikin geram netizen lantaran mengunggah foto Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Tito Karnavian. Dia juga menyematkan kalimat bernada penghinaan terhadap kepala negara yang saat itu menggunakan busana adat Gelar Kehormatan dari Maluku. (berita)

Dalam tulisannya, dimulai dengan bertanya asal pakaian yang dikenakan Jokowi, dia juga menyebut presiden sebagai Raja Kodok dan menuduh mantan Gubernur DKI Jakarta itu berniat menyaingi pakaian Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Sontak saja hinaan itu menuai reaksi beragam dari netizen. Bahkan ada yang membuat petisi langsung ke presiden agar Indrisantika diproses secara hukum.

"Bukan hanya itu sebagai seorang anak Maluku saya tersinggung karena pakaian adat dari Tanah Kelahiran saya yg merupakan warisan budaya kami dilecehkan dan diperolok bahkan disamakan dengan kostum Cosplay," keluh Mario Lawalata dalam petisinya di change.org berjudul 'Indrisantika Kurniasari menghina Presiden Joko Widodo saat mengenakan Pakaian Khas Maluku'.

Maksudnya mungkin baik yakni untuk membela orang yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya, namun perkataannya yang penuh emosi tidak terkontrol
Tentara dan netizen marah kepada Iwan Bopeng gara-gara sesumbar. "Siapa tuh anak kecil tadi hey, tentara gue potong di sini, apalagi elu ye..." kata Iwan Bopeng di tempat pemungutan suara 27, Jakarta Timur, dengan nada keras.
Di TPS tersebut, ketika itu banyak sekali warga berkumpul. Iwan Bopeng marah karena ada warga yang tidak bisa memberikan hak pilih.
"Mengapa kita tidak bisa fleksibel. Ini haknya beliau (sambil menunjuk ke warga), kalau kalian nggak bisa fleksibel, saya perkarakan ini. Jelas saya perkarakan," kata Iwan Bopeng.
Namun yang membuat tentara marah adalah kata-kata "potong tentara." Sejumlah tentara menantang balik sambil mengecam keras Iwan Bopeng. Mereka juga memperagakan kebal senjata tajam. Aksi tersebut dibuat video dan kini juga viral di media sosial.
Setelah mendapat kecaman, akhirnya Iwan Bopeng minta maaf gara-gara keseleo lidah yang membuatnya dicari-cari banyak tentara setelah pilkada Jakarta, Rabu (15/2/2017).
"Pernyataan resmi saya. Sudi kiranya untuk dimaafkan dan mohon tidak memperkeruh suasana. Trims," tulis Iwan Bopeng di Twitter.
Di bawah tulisan ada tautan video berisi pengakuan bersalah dan permintaan maaf kepada tentara.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hanya tertawa begitu mengetahui permintaan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang meminta dialog dengan dirinya.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang politikus PDI Perjuangan, Junimart Girsang, Kamis (19/1/2017). (baca berita)
Selasa (17/1) lalu, di DPR Rizieq Shihab meminta kepolisian untuk menjembatani pertemuan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Hal itu terkait pidato Megawati di HUT ke-44 PDIP
"Tadi saya sampaikan kepada perwakilan PDIP, jangan saya didorong-dorong untuk melaporkan ibu Megawati. Tapi alangkah baiknya itu didialogkan secara kekeluargaan," kata Habib Rizieq usai bertemu Komisi III DPR saat itu.
Rizieq menegaskan akan meminta maaf bila dirinya salah memahami pidato Megawati. Tetapi, bila Presiden ke-5 RI itu salah maka dapat melakukan klarifikasi.
"Kan bagus begitu. Kalau saya didorong-dorong untuk melapor, saya bisa melaporkan," kata Rizieq.